Hari ini mumpung free, hehehe … maaf sobat Gandi jawabnya pas free kalau telat maapin ya….*merajuk
Gak niat lama sie balesnya cuma kemarin belum menemukan feel ajj untuk menjawabnya so takut jelek and entar nilainya jelek lagi, hihihi
so this is it from chief efinda, hahaha
Jadi intinya gini, kemarin dulu saya dapat PR dari Gandi yang pertanyaan cukup dua namun ya gitu untuk dapet PRnya lho harus di hypnotis dulu
rebeh …… hehehehe
- Ceritakan kembali, tentang pengalaman hidup sobat, boleh sedih, kecewa, senang, dan lainnya SELAMA itu bisa memotivasi kembali untuk BANGKIT lagi,

- Ceritakan MISI HIDUP sobat ke depannya,
oke sekarang waktunya menjawab:
Semasa kecilnya, seorang anak yang bernama efinda sudah mempunyai ambisi dalam hidupnya. Ambisinya itu lebih kepada hal pendidikan, dia ingin sekali sekolah sampai jenjang yang lebih tinggi. Tidak hanya itu dia selalu ingin bersekolah ditempat – tempat favorit dan menjadi yang terbaik. Hal ini dikarenakan kejenuhan dan keperian hatinya ketika melihat saudara – saudaranya yang tak pernah bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tuntas. Keluarganya yang lain kalau tidak lulus tuntas ya gagal di tengah – tengah. Banyak faktor yang mendalanginya, dari maslah ekonomi hingga kenakalan remaja. Dia sering menangis pada Tuhan dan orang tuanya mengenai masalah itu, hingga pada akhirnya si efinda kecil bertekad dalam hatinya bahwa dia harus sukses. Dia harus menjadi teladan yang baik bagi keluarga dan saudaranya, lebih – lebih jika juga menjadi teladan bagi lingkungannya (desa tercinta). Cita – citanya itu pun mulai diraihnya, berawal dari SD yang selalu menyabet juara 1. Tak hanya itu dia selalu menjadi juara dalam setiap kompetisi. Mungkin sedikit tamak bagi yang lain karena dari lomba kecil pun dia kuasai, namun bagi efinda itu adalah salah satu ajang eksistensi dirinya supaya menjadi kebanggaan. Puncaknya dia pernah menjadi juara MIPA yang pada saat itu dia mampu mengalahkan sang Jawara Nasional, hehehe …. hebat bukan?
Lalu tiba saatnya dia masuk SMP, dia pun masuk SMP favorit. Berbekal sepeda butut dan tekad. Di dampingi pak lek dan seorang teman dia mendaftar di SMP N 1 Genteng (SMP terbaik se-Banyuwangi). Sampai di SMP, apa yang terjadi? Dia sedikit minder dengan teman – teman disekelilingnya yang notabene anak orang kaya. Penampilannya saja berbeda, benar – benar nampak si elit dan si desa. Namun, perasaan itu segera ditepisnya karena baginya semua manusia sama saja. Derajat itu bukan dari materi tapi dari kebaikannya di mata Tuhan bukan? Setahun berlalu dia lewati dengan biasa – biasa saja, minder? iya…. namun dia tutupi sebisa mungkin. Ya memang anak ini bisa bergaul dengan siapa saja, jadi meski di kelas favorit yang artinya dia harus bersama anak – anak super. Super gaul, super cantik dan super pintar…aaihh… namun, syukur dia mendapat beberapa teman yang bisa menerimanya. Hasil evaluasi sekolah (report.red) keluar. Dia pun mendapatkan kabar yang luar biasa… efinda menjadi juara umum sekolah. Dia memperoleh nilai yang briliant di awal tahun belajrnya di tempat yang horor seperti itu. Saat mendengar itu efinda pun girang, namun sedikit tak percaya dia pun menitikkan airmata. Orang tuanya menjadi sangat bahagia dan bersemangat untuk bekerja demi jenjang pendidikan selanjutnya karena mereka tahu bahwa anaknya mempunyai harapan/ cita – cita besar dalam hidupnya dan mereka pun ingin ikut andil untuk mewujudkannya. Itulah efinda yang mampu mewujudkan impian masa kecilnya.
Masa SMA tak jauh berbeda dengan masa – nasa sebelumnya, nama baik tersematkan di dirinya. Sekarang masa yang benar – benar baru, masa perkuliahan dimana pergantian arah bisa saja terjadi. Namun, efinda tetap menanamkan cita – cita masa kecilnya dulu. Mungkin ini unconcious seperti kata Gandi, goalnya belum nampak, namun usaha terus dia gencarkan. Hanya do’a, semoga Allah meridhoi…..amin
Jadi inilah kenangan manis yang selalu membuat saya bangkit, karena saya ingat bahwa anak desa yang tak tau apa – apa itu kini mampu meraih mimpinya satu – persatu dengan usaha keras, kejujuran dan kepercayaaan
![]()
lanjutt ….
Jujur misi hidup ini masih direnungkan namun unconcious itu tetap berjalan, hehehehe
Itu ajj, mungkin saya tipical yang jarang menulis secara rinci misi hidup namun sudah direkam dalam otak semua. Suatu waktu ada kesempatan jalankan dan kenapa saat ini tidak bisa dituliskan? itu karena mungkin saya lupa, karena misi itu tertulis tanpa saya sadari kadang, hehehe … hanya… begitulah…
Jadi saya ssangat kagum ketika ada seseorang yang bisa menuliskan misi hidupnya :)
That’s all, semoga sie empunya PR senang atas jawaban saya, begitu juga dengan para pembaca
hehehehehehe
hampir lupa
”Atas nama Sang Penguasa Semesta saya mengerjakan ini dengan tulus dan jujur”
4 Februari 2012
Surabaya, kamar kos








Waaoo, saya kaget lihat prestasinya…. Semangat Finda, Lanjutkan, Jalan sudah terbuka lebar,
NIlainya A
maksih ya kk…
hehehehe
iya Gandi terus belajar dan terus belajar, bukan hanya teori tapi juga kehidupan
go go go
Siap Laksanakan,,, #LifeSmart,