hahahahahaha…lucu sekali …..hehehe …. Saya berpikir hal ini amat lucu
Kenapa? Sebab kalau yang lain bilang hal ini benar, maka sekarang pikiran saya justru bilang ‘Apa iya benar?Masak? …. Ah…. salah itu …
. Sedang kalau orang bilang ‘Hal itu salah’, maka yang muncul dipikiran saya ‘Lho … benar ini …ini yang justru benar …
.
Ambil contoh tentang pacaran saja
waw…. seru nie , ya sesuai dengan pengalaman saya beberapa hari ini. Banyak orang tanya pacar ‘ Mbak Finda udah punya pacar? hemz…pasti sudah …anak mana mbak?’. Ekstrem tanyanya gini, “Pacarnya berapa?” (Glodak …hati saya rontol seketika, dikiranya saya cewek apaan … wah meleng nie orang gak liat penampilan saya apa?Don’t judge the book by the cover huft huft ….stay cool teutep
)
Berawal dari pengalaman yang tak mengenakkan itu, saya pun berpikir bahwa benar yang dikatakan Allah dalam firman2nya yang kurang lebih menyatakan kalau kelak didunia ini yang benar jadi salah dan salah jadi benar. Ya kayak saat ini, iya gak sie?
Mungkin …. upz….gak mungkin sie, yang lebih tepat sepertinya banyak orang yang mengira bahwa pacaran itu boleh – boleh saja. Ya benar boleh dalam sistem saat ini, namun tidak dengan Islam (nah lho …
). Sebagai seorang muslim sudah selayaknya bukan kalau Alqur’an dan as sunah menjadi pegangan hidup kita, yang artinya apa? setiap permasalahan dan keputusan apapun yang akan kita ambil kita sandarkan dalam kedua hal tersebut. Jadi saya tidak salah bukan jika saya mengatakan pacaran itu tidak benar berdasarkan firman Allah yang bunyinya seperti ini “Latakrobu zina … ” (janganlah sekali – kali mendekati zina …. )
Ayat tersebut indikasinya adalah bahwa kita sebagai seorang muslim dilarang untuk sedikit pun mendekati zina dan hal – hal yang mengantarkan kepadanya, ya salah satunya pacaran itu.
ya tau sendirilah bagaimana gaya pacaran anak muda gaul jaman sekarang
waduuuh…parah kalau saya bilang. Namun, pasti beberapa orang yang melihat ini bilang “Saya pacaran gak gitu kog, standart ajj (pegang tangan, boncengan, tatap -tatapan, nonton dll yang standart men)”. Bahkan tak jarang yang bilang kalo mereka ‘Pacaran Islami’ wish…sangar
Namun, taukah mereka bahwa ayat itu benar2 tak mengindikasikan bahwa pacaran bukanlah hal yang mendekati zina? Ehmz… sempat saya observasi dengan bertanya pada beberapa kyai dan orang yang saya anggap pandai ilmu Islamnya mengenai hal ini. Maka tak ada satupun dari mereka yang menghalalkan pacaran itu, bahkan ahli tafsir pun demikian. Maka dari itu saya percaya (ini sebenarnya bentuk kebodohan saya karena baru percaya kata2 Tuhan setelah dibenarkan oleh manusia yang lain, hemz… maklum keimanan yang lemah ini membuatnya).
Mungkin juga ada yang bingung mengenai pacaran, contohnya ibu saya
. Tadi pagi beliau saya kasih tahu mengenai ‘Pacaran itu tidak boleh’ Eh beliau langsung semprot dengan kalimat “Heh kog bisa? Terus kalo gak pacaran gimana nikahnya? Pacaran itu kan proses menuju nikah.” hahahahaha sayapun langsung balas dengan tertawa karena saya teringat tentang opini selama ini yang tersebar mengenai hal itu (Pacaran adalah step awal menuju pernikahan ). Lucu sekali … selama ini saya hanya mendengar dari pengalaman orang lain dan tadi pagi saya mendengarnya sendiri langsung dari ibu saya. oh so sweet…
Lupakah mereka akan cerita – cerita yang pernah ada? Tentang pernikahan dari seseorang yang baru kenal satu hari, pernikahan dari orang yang dijodohkan orang tua, pernikahan tanpa proses pacaran sebut saja (lupakah?). Tak sedikit dari mereka yang langgeng hingga maut yang memisahkan.
ehmz…lantas lupakah mereka juga dengan cerita tentang orang pacaran 15 tahun yang kandas begitu saja, pacaran 7 tahun lalu menikah dan bercerai 2 tahun kemudian. Lupakah?
Kalau boleh mengungkapkan, sebenarnya Allah telah membuat aturan yang indah untuk setiap makhluknya. Yang jika kita melaksanakan jaminan keselamatan dunia akherat akan ditangan kita
wah …bahagianya
. Kita hanya butuh belajar, mempelajari kembali Islam. Bukan hanya baca tulis Alqur’an, sholawat, atau haji. Namun lebih pada Islam secara keseluruhan … bagaimana Islam menjadi rahmatan lil alamin yang artinya Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya bagi setiap muslim namun juga bagi semua. (Indah bukan?)









Tapi kalo disuruh milih, antara “pacaran” dan di-”poligami”, pilih yang mana hayoooo….?? Yang 1 HARAM, yang 1 HALAL “Katanya”,
yah mas Gandhi tanyanya gitu
tenang stay cool bisa jawab og
xixixixi
ya gak pilih dua – duanya, cz sementara belum siap …
cuma poligami diperbolehkan kan dalam Islam? Tapi mas Gandhi harus ingat kalau kelak mau poligami (hahaha ) poligami juga ada aturan2nya atuh
Setau eff mah dah disiapkan ma Tuhan seperangkat aturan indah itu,
hanya saja eff harus yakin bahwasanya poligami boleh dalam Islam, dan saya sebagai permepuan harus menyiapkan mental pula dalam hal yang Allah tidak melarangnya
ehmz…. sebagai konsekuensi keimanan
sepertinya itu …hehehehe
Hahaha,, tenang itu cuma pertanyaan ujian saja, Anda dapat ‘A’…
Saya ga mau poligami, noooo….. 1 aja repot, ga kebayang kalo semuanya ngomel, hahaha..
stay cool kog
iya…..poligami bagi yang siap lahir batin ajj
cukup objektif
[...] Srikandi FISIKA (Tutus, Fiqih, ilmii, Septi, Finda). Untuk kalian, WAJIB disertakan kalimat ”Atas nama Sang Penguasa Semesta saya mengerjakan [...]