Leave a comment

Pembuatan Termistor NTC Berbahan Yarosit Mineral

PENDAHULUAN

                 

Dalam rangka swasembada komponen dengan bahan baku yang melimpah di dalam negeri, substitusi impor dan alih teknologi, berbagai usaha perlu dilakukan. Salah satu usaha itu ialah membuat produk tertentu dari bahan dasar mineral. Salah satu dari produk tersebut adalah komponen elektronik termistor karena termistor yang tersedia di dalam negeri selama ini merupakan produk impor.

Termistor yang merupakan kependekan dari Thermally Sensitive Resistor [1] adalah suatu komponen elektronik yang memiliki tahanan listrik yang sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Berdasarkan responnya terhadap perubahan suhu, termistor dibagi menjadi dua jenis yaitu NTC (Negative Temperature Coefficient) dan PTC (Positive Temperature Coefficient). Termistor NTC banyak dipakai pada peralatan elektronik yang digunakan di berbagai bidang seperti kesehatan, otomotif, teknologi informasi, komunikasi dan nuklir sebagai pengukur suhu yang sangat sensitif. Sementara itu termistor PTC banyak digunakan juga pada berbagai peralatan terutama pemanas sebagai pengontrol suhu otomatis (self temperature control) atau sebagai pemanas yang mengatur suhu secara mandiri (self regulating heater). Khusus yang menjadi perhatian pada penelitian ini adalah termistor jenis NTC.

Termistor NTC dapat dibuat dari berbagai bahan dasar seperti Mn3O4[2,3], Fe3O4 [2,3,4], FeTiO3 [3] dan paduan oksida Mn dan logam transisi [2,3]. Bahan-bahan tersebut di antaranya terdapat di dalam mineral. Oleh karena itu dalam rangka memberi nilai tambah pada bahan tambang yang melimpah di Indonesia dan dalam rangka usaha swasembada dan alih teknologi termistor seperti telah disebutkan di atas, maka penelitian tentang konversi yarosit (mineral dengan kandungan utama Fe2O3) menjadi termistor NTC adalah salah satu usaha yang perlu dilakukan.

Pada penelitian ini dilakukan studi pembuatan termistor NTC dari bahan mineral yarosit (asli (ore) dan yang telah diproses dengan pelarutan dan pengendapan) dan evaluasi karakteristiknya mencakup karakteristik listrik, strukutur kristal dan truktur mikro. Termistor yang dibuat dari bahan dasar yarosit dibandingkan dengan termistor yang dibuat dari bahan oksida Fe2O3 hasil impor dengan ketelitian atau kemurnian yang lebih tinggi dari mineral yarosit.

Ini adalah Tugas dari kelompok 3 Logam keramik dan polimer dari FSAINTEK Airlangga, jujur saya tidak tau dari mana asalnya heheh karena saya hanya dititpi teman

Tapi mohon pengertian dari yg mempunyai jika suatu saat melihat site saya ini, sungguh tak ada niatan sama sekali menjiplak atau bagaiamana. Ini tetap karya saudara dan kami mencoba menyajikan ulang tanpa mengeklaim ini buatan kami

Trimakasih ^^

Nah bagi yang mau linknya lengkap bisa dapatkan DISINI


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • potrat - potret

    2011-12-09 17.19.03

    2012-01-08 14.31.24

    luphely pemily

    pemily sista

    01022011(013)

    danau unair bersama Rynda

    segarnya dunia

    More Photos
  • Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Join 815 other followers